Kasus 1 Dokter obstetri di Ruang Persalinan menyerahkan seorang bayi baru lahir dengan banyak anomali yang terlihat kepada perawat dan berkata, “Jangan lakukan resusitasi melebihi upaya yang biasa.” Perawat mulai meresusitasi bayi baru lahir tersebut dan mengamati deformitasnya; kandung kemih bayi, sebagian usus, dan isi perut tidak tertutup oleh otot dan kulit. Jenis kelamin bayi … Read More “Studi Kasus Etik” »
Pemeriksaan kekerasan domestik (Domestic Violence) di fasilitas kesehatan meningkatkan deteksi, terutama di unit gawat darurat (Emergency Department) di mana korban sering datang dengan cedera akibat kekerasan (Hossain & Khan, 2015). Namun, tingkat pemeriksaan masih rendah. Sehingga, kasus pasien sebagai korban kekerasan penting untuk dipahami perawat IGD. Kasus Seorang wanita berusia 25 tahun yang hamil 28 … Read More “Analisis Studi Kasus: Pasien Korban Kekerasan (Domestic Violence)” »
Situasi yang mendesak dan mengancam nyawa, memungkinkan praktisi kesehatan untuk melakukan upaya yang wajar (dengan mempertimbangkan keadaan dan waktu yang tersedia) untuk mendapatkan persetujuan dari anak atau remaja (jika mereka memiliki kapasitas untuk melakukannya) atau dari seseorang dengan tanggung jawab pengambilan keputusan orang tua. Namun, jika hal ini tidak memungkinkan, praktisi kesehatan dapat memberikan perawatan … Read More “Analisis Studi Kasus: Inform Consent/ Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Emergensi Tanpa Keluarga/Wali” »
Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang fundamental bagi setiap individu di seluruh dunia. Meskipun saat ini lebih banyak orang yang memiliki akses ke layanan kesehatan dasar, hampir 50% populasi dunia masih belum mendapatkannya, sehingga sekitar 100 juta orang di seluruh dunia jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem setiap tahun akibat biaya kesehatan yang harus dibayar sendiri … Read More “Analisis Studi Kasus: Hambatan Biaya” »
Pasien yang meninggalkan rumah sakit tanpa persetujuan medis memiliki risiko lebih tinggi untuk kembali ke UGD, rawat inap, dan memiliki angka kematian yang lebih tinggi. Pasien dengan asma yang dipulangkan tanpa persetujuan empat kali lebih mungkin dirawat kembali, dan pasien yang mengalami serangan jantung 60% lebih mungkin meninggal jika dipulangkan tanpa persetujuan medis (Marco et … Read More “Analisis Studi Kasus: Penolakan Tindakan” »
Pada tahun 2016, peneliti di Johns Hopkins menemukan bahwa kesalahan medis telah menggantikan penyakit pernapasan sebagai penyebab kematian ketiga tertinggi (Makary & Daniels, 2016; McMains, 2016). Hal ini menjadi hal yang perlu disoroti. Situasi seperti ini menjadi dilema etik untuk menyampaikan kepada pasien. Oleh karena itu, perawat perlu memahai bagaimana cara mengkomunikasikan kepada pasien terkait … Read More “Analisis Studi Kasus: Penyampaian Informasi Kesalahan Human Error” »
Kondisi atau situasi tertentu, terkadang mengharuskan perawat untuk menyampaikan berita buruk. Namun, keterampilan ini pada umumnya jarang dikuasai perawat, atau perawat kurang terampil dalam hal ini. Para ahli juga menunjukkan bahwa klinisi sering kali merespons dengan perasaan pribadi mereka terhadap kabar buruk tersebut. Menyampaikan kabar buruk kadang-kadang dianggap sebagai keterampilan yang bisa dikuasai oleh para … Read More “Studi Kasus: Penyampaian Berita Buruk” »
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!